Selasa, 05 Maret 2013

Surat Balasan Untuk Steve Jobs

Dear Steve Jobs,

Surat ini saya buat sebagai balasan dari pidato Anda dalam pembukaan Stanford tahun 2005. Sebagi bagian dari matakuliah Menulis Kreatif. Saya adalah satu dari sekian juta orang yang mengenal Anda dengan penemuan Anda yang menakjubkan. Sebelumnya saya hampir tidak pernah mendengar nama Anda. Akan tetapi dengan adanya tugas matakuliah  menulis kreatif ini setidaknya banyak hal yang menarik dalam kehidupan Anda yang  membuat saya terkesan .

Menurut saya,Aanda adalah orang yang sangat beruntung karena dikaruniai kemampuan yang sangat luar biasa olah tuhan. Pidato Anda dalam pembukaan Stanford 2005 membuat saya sadar bahwa untuk meraih sebuah kesuksesan tidak ada yang instan dan semuanya butuh perjuangan dan kerja keras. Penemuan Anda mengenai Apple amat sangat membawa perubahan besar bagi peradaban di dunia. Anda tahu, mungkin Anda bisa  dikategorikan sebagi orang yang jenius dan inovatif. Banyak orang yang merasakan manfaat dari penemuan Anda tersebut. Saya amat sangat terkejut ketika Anda memutuskan untuk Drop out dari universitas sekelas Stanford. Namun keputusan besar Anda telah membawa Anda untuk lebih menemukan jati diri dan arah tujuan Anda yang sebenarnya. Keikutsertaan Anda dalam kelas kaligrafi justru membawa Anda lebih dalam kearah tujuan Anda. Bagaimana Anda bertahan hidup mengajarkan saya akan arti sebuah kemandirian dan kenikmatan akan hidup. 

Anda memang orang yang sangat hebat. Anda bisa membuat perusahaan yang begitu besarnya seperi Apple yang Anda bangun sendiri dengan susah payah. Anda bahkan sempat diberhentikan dari perusahaan Anda sendiri dan dapat bangkit dengan membuat perusahaan baru yang tidak kalah hebatnya seperti NeXT.  Kecintaan Anda pada sebuah pekerjaan membuat anda berani melangkah maju. Seperti apa yang anda katakana dalam pidato Anda “….the only thing that kept me going was that I loved what I did. You’ve got to find what you love. And that is as true for your work as it is for your lovers. Your work is going to fill a large part of your life,…” sangat menakjubkan ketika anda dapat bekerja kembali di perusahaan Apple yang bertumpu pada teknologi yang dikembangkan oleh NeXT dan perlahan menata kembali kehidupan Anda yang sempat terpuruk beberapa waktu. 

Kematian sempat menghampiri Anda ketika dokter mendiagnosa Anda mengidap kanker. Memang semua manusia tidak akan lolos dari kematian. Anda mencoba bertahan dengan penyakit itu dan berhasil sembuh dari operasi. Betapa Anda sangat menghargai hidup yang tuhan berikan. Namun sekali lagi, semua manusia akan mati dan kembali pada sang pencipta. Dan kematian Anda tahun 2011 lalu amat sangat mengejutkan bagi saya terutama semua orang di dunia. 

Selamat jalan Steve Jobs. Terima kasih atas apa yang telah anda berikan pada dunia. Semoga Anda di surga mendapat kebahagian serta ketenangan. Aminn …

Your admirer,

Ayu Lestari


Tidak ada komentar:

Posting Komentar